Bisnis usaha : Evaluasi Di Masa Lalu Merupakan Langkah Awal Terhadap Visi Di Masa Depan

HOME
Home » E-Commerce » Bisnis E-Commerce Di Indonesia Butuh Dukungan

Bisnis E-Commerce Di Indonesia Butuh Dukungan

Posted at July 24th, 2016 | Categorised in E-Commerce

Bisnis  e-commerce di Indonesia bisa jadi primadona baru dalam dunia bisnis ICT saat ini, baik di taraf global maupun lokal. Bagaimana tidak, berkat makin tingginya penetrasi internet di dunia, industri juat beli lewat Internet ini pun makin populer. Nama nama seperti eBay, Amazon.com, dan Rakuten tetap berkibar meskipun ada pemain dengan model bisnis baru yang tak kalah populer seperti Groupon dan Living Social.

Berdasarkan data yang dikumpulkan Invesp.com, menunjukkan 80% populasi internet dunia (sekitar 1,6 miliar pengguna), pernah melakukan belanja online setidaknya satu kali. Sedangkan 50% mengaku pernah belanja online lebih dari dua kali. Sejauh ini kawasan Eropa masih menjadi pengguna  e-commerce terbesar (34%), diikuti Amerika Serikat (29%), Asia (27%), dan Lainnya (10%). Di Asia, Euromonitor International memperkirakan pasar e-commerce Asia Pasifik akan mencapai US$ 71 miliar pada 2012.

Bagaimana dengan di Indonesia? Menurut riset yang dilakukan oleh Frost & Sullivan nilai total transaksi  e-commerce di Indonesia pada tahun 2011 diperkirakan mencapai USD 1 miliar. Diperkirakan 8% dan jumlah pengguna internet di Indonesia atau 24juta orang akan melakukan transaksi di internet. Dan sedikit pelaku  e-commerce lokal yang mampu meraup potensi pasar e-commerce Indonesia misalnya saja Forum JualBeli (FJB) Kaskus. Kaskus sebenarnya merupakan komunitas online, namun FJB yang merupakan sempalan Kaskus mampu menjelma menjadi lapak e-commerce yang cukup besar.

 

 bisnis usaha e-commerce di indonesia butuh dukungan

Image From
http://marketingland.com/

 

Contoh lain adalah Bhineka.com yang merupakan online peralatan teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia. Bhineka pada 2010 lalu mencatat omset penjualan tidak kurang dari Rp 60 miliar. Tak mengherankan jika Bhinneka.com masuk dalam jajaran 100 besar website Indonesia. Situs e-commerce lain yang tengah berkembang adalah Blibli.com dianggap mampu memulai tren e commerce, yang memberikan berbagai kenyamanan dan kemudahan dalam memberi produk gadget berkualitas.

Pemain besar global juga turut merangsek pasar e commerce. Misalnya saja raksasa dan Jepang, Rakuten, menggandeng PT Global Media  corp (MNC Group) menggelar lapak Rakuten.co.id, situs daily deal terbesar di dunia Group on lewat akuisisi Disdus.com, atau DealKeren.com yang di backup Living Social.

Namun masih ada hambatan dalam pengembangan pasar  e-commerce di Indonesia. Pertama adalah soal kepercayaan dan keamanan transaksi. Ini memang persoalan klasik  e-commerce dimanapun di Dunia, terutama di negara berkembang yang masih berusaha menenima konsep jual beli berbasis teknologi ini.

Prinsip ada uang ada barang dalam dunia e-commerce dirasa belum cukup dipercaya. Kedua, tentu saja dalam hal alat pembayaran. Sebagian besar masih menggunakan rekening bank atau bertemu langsung. Padahal, seharusnya ecommerce bisa menjangkau pengguna yang tidak memiliki hubungan dengan bank (non bankable), baik soal rekening, kartu kredit, atau kartu debit.

Masa depan  e-commerce dunia akan terletak di mobile, namun baru sedikit pemain Indonesia yang memiliki aplikasi  e-commerce mobile yang memadai. Pemerintah memang sudah mengakui transaksi elektronik dalam UU ITE untuk melindungi pengguna e commerce. Namun baru baru ini pemerintah memutuskan untuk mengontrol ketat transfer uang melalui UU No.3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana yang mewajibkan perusahaan non perbankan dan seluruh perusahaan telekomunikasi untuk mendapatkan persetujuan pemerintah mengenai transfer.

Perkembangan ini mau tak mau akan turut mengganggu pertumbuhan industri  e-commerce ke depannya. Padahal. kini  e-commerce bukan lagi sekedar sarana distribusi, tapi juga cara bagi brand dan merchant untuk meraih konsensus target pasar mereka.

 

 

BerbagiShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInDigg thisPin on Pinterest

Admin

Saya bukan siapa siapa, saya hanyalah seorang pengangguran yang senang mempelajari hal-hal baru di Internet. dan menuangkan waktu dalam tulisan dan inspirasi, semoga setiap artikel yang saya tulis selalu bermanfaat buat Anda.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookGoogle PlusYouTube

Tags :

No comment for Bisnis E-Commerce Di Indonesia Butuh Dukungan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Peta Lokasi Kampoeng Bisnis Usaha

 banner web bisnis usaha batu permata

ARTIKEL KEREN LAINNYA...!
bisnis usaha rumput hias
Potensi Usaha Palem Dan Rumput Hias, Yang Makin Berkembang Dimasyarakat

Prospek Bisnis Palem dan Rumput Hias Pesatnya pertumbuhan kawasan perumahan, perkantoran, hingga sekolah...

Close