Home » Fashion » Bisnis Pakaian Anak Model Dewasa

Bisnis Pakaian Anak Model Dewasa

Pakaian Anak Model Dewasa

Pakaian Anak Model Dewasa

Bisnis Pakaian Anak Model Dewasa РKeinginan orangtua agar anaknya tampil lebih bergaya seperti halnya orang dewasa namun tetap terlihat lucu dan ceria, membuka peluang usaha di bidang bisnis pakaian anak dengan model pakaia̱ dewasa. Apalagi banyak orangtua yang ingin mengenakan pakaian yang modelnya seragam dengan sang anak saat menghadiri acara, agar tertihat serasi. Tak heran jika pakaian anak yang modelnya seperti pakaian dewasa ke depan akan semakin diminati, baik pakaian anak perempuan seperti blazer, dress, maupun pakaian anak Laki-Laki seperti jaket dan rompi. Seberapa besar prospek usaha ini dan sejauh mana persaingannya?

Fashion khususnya pakaian merupakan kebutuhan setiap orang, termasuk anak anak. Apalagi bagi anak, kebutuhan pakaian lebih besar karena rentang usia anak-anak yang lebar. Setiap pertambahan usia anak pasti membutuhkan pakaian baru. Orangtua biasanya selalu ingin melihat anak-anaknva tampil menawan dengan pakaian yang dikenakannya. Apalagi bila pakaian tersebut terlihat berbeda dari standar model pakaian anak yang umum dijumpai di pasaran. Karena itulah, muncul kreasi dari beberapa produsen pakaian anak untuk membuat pakaian anak yang tampak lebih bergaya seperti halnya pakaian orang dewasa. Hal ini karena model pakaian dewasa lebih banyak jenisnya ketimbang pakaian anak.

Saat ini memang lagi tren pakaian anak yang modelnya mengadopsi pakaian orang dewasa. Namun disarankan agar model yang diadopsi tersebut tidak menghilangkan ciri khas pakaian anak. Misalnya tetap menggunakan warna-warna cerah seperti putih, pink, kuning, biru dan lainnya. Serta penggunaan detil atau aplikasi seperti pakaian anak umumnya, misalnya dari motif, kancing, dan bahan yang tetap nyaman bagi anak. Untuk motif bisa menggunakan motif yang terkesan lucu. Begitu pun kancing bajunya bisa berbentuk bintang, huruf atau kupu-kupu dan lainnya. Penambahan aplikasi kantong saku di kanan dan kiri pakaian juga bisa dilakukan. Namun yang paling penting adalah bahan yang digunakan harus menyerap keringat seperti misalnya katun. Untuk desain pakaian anak yang modelnya mirip dewasa, juga harus diperhatikan agar saat dikenakan tidak mempersulit gerak tubuh anak.

Banyak ragam pakaian anak yang modelnya meniru pakaian dewasa. Bahkan bisa dikatakan hampir semua model pakaian dewasa bisa dibuat untuk anak. mulai dari kemeja, dress, rok di atas lutut, gaun dengan tali leher dan lengan pendek, blazer, jaket, hingga celana boxer anak usia di bawah 5 tahun.

Tren. Dalam mengikuti tren pakaian anak dengan model dewasa ini, masing-masing pelaku usaha memiliki ciri khas .desain yang bisa dilakukan, dengan tidak menghilangkan ciri khas pakaian anak. Sehingga pelaku usaha harus mengenal kebutuhan pakaian anak yang diminati konsumen. Beberapa desain yang digunakan misalnya dress dengan desain agak baby doll, kemeja dengan tambahan dua buah kantong di bagian kanan dan kiri dengan aplikasi bordir berkarakter binatang. Bisa pula menggunakan desain seperti dress dengan bagian lengan lebar menjuntai mirip gaya kelelawar. Namun tetap harus mencirikan anak-anak seperti penambahan bordir bunga-bunga di bagian dada. Begitu pun untuk jaket bisa dibuat dengan gaya hip hop dengan ciri khas penambahan nomor di bagian punggungnya.

Ciri khas juga bisa dibuat dari bahan yang digunakan, seperti membuat pakaian anak model dewasa dengan ciri khas dan kain batik. Perpaduan warna-warna cerah yang saling tabrak dalam satu bahan mempercantik tampilan pakaian anak. Pelaku usaha juga bisa memberikan ciri khas tertentu pada produknya. Misalnya untuk dress lebih baik menggunakan bahan berupa Katun Jepang maupun Katun Paris, untuk kaus menggunakan Katun Combed dengan ketebalan 30s, untuk sweater menggunakan Katun Fleece, jaket dari bahan Parasit dilapisi Puring. Untuk celana legging juga bisa diaplikasikan ke anak dengan mencari bahan baku yang bermotif seperti bunga maupun salur. Bahan yang cocok seperti Katun Korea, Spandex, dan Kaus Katun.

Pemasaran. Bagi para pelaku usaha, bisa memasarkan produk lewat berbagai cara. Antara lain ke distro, lewat berbagai pameran untuk anak, menawarkan ke para reseller, atau membuka outlet sendiri bila usaha sudah berkembang dan menggandeng icon atau tokoh yang lekat dengan anak-anak. bagi para pemula usaha bisa melayani pesanan dulu dari lingkungan terdekat seperti rekan atau tetangga. Pengusaha pemula lebih baik menyasar segmen pasar kelas menengah hingga atas mengingat pangsa ini lebih peduli terhadap produk pakaian anak dengan model mengikuti tren.