3

Bisnis Usaha Daur Ulang

Usaha Daur Ulang – Produk daur ulang kini semakin kreatif, jika dulu produk daur ulang hadir dengan varian produk dan jenis Iimbah yang terbatas, kini desain produk daur ulang semakin kreatif dengan bahan Iimbah yang beragam. Tampilannya pun semakin stylish, mengikuti tren desain produk yang berkembang. Tak heran jika omset yang diraih oleh produk daur ulang bisa mencapal puluhan hingga ratusan juta rupiah per bulan. Kreasi apa saja yang kini tengah berkembang dan diminati masyarakat dan sejauh mana persaingan pasarnya?

Bisnis Daur Ulang -  Produk daur ulang sudah familier bagi masyarakat, dan produk daur ulang yang paling banyak dikenal berasal dan daur ulang kertas. Sejak tahun 1990-an produk daur ulang sudah mulai dikenal masyarakat. Kreasi produk daur ulang juga terus berkembang sejalan dengan berkembangnya selera pasar. Jika semula produk daur ulang lebih banyak didominasi oleh produk kerajinan atau suvenir, dan pelengkap fashion dengan model standar. Kini sudah semakin inovatif, dengan penggunaan bahan limbah yang semakin beragam.

Tren produk daur ulang yang berkembang adalah memiliki desain yang elegan dan tampak stylish karena mengikuti model terbaru. Seperti saat ini banyak disukai produk daur ulang yang menunjang kebutuhan IT seperti tas iPad dan laptop, atau penunjang kebutuhan sekolah seperti travel bag. Bahan limbah yang digunakan juga variatif, jika biasanya menggunakan bekas plastik kemasan, atau kertas koran, kini berkembang ke limbah lain seperti kulit kayu, pipa besi, kantong beras, dan lainnya.

Untuk membuat produk daur ulang tampil lebih menarik, desain produk memang harus terus dikembangkan sesuai tren di pasaran dan tidak  monoton, misalnya menambahkan aksesoris tambahan. Seperti tambahan anyaman dan kain kasa untuk aksen pada produk dan daur ulang limbah kayu berupa kap lampu hias. Bagian rangka kayu bisa dipadukan dengan kain kasa warna-warni sehingga menciptakan efek warna ketika lampu menyala. Contoh lain pada produk tas dan limbah plastik bekas kemasan yang tampilannya bisa dibuat dengan tambahan aksen pita yang saat ini sedang digemari. Begitu juga kombinasi antara bahan limbah kulit kayu latung dengan kain batik bisa dikreasikan pada produk daur ulang.

Mudah Dibuat, Dengan mengandalkan kreativitas, produk daur ulang bisa dibuat dengan ide bisa berasal dan internet, majalah, survei di mal-mal untuk mengikuti tren produk terbaru. Untuk mengasah keterampilan bisa mengikuti pelatihan proses pembuatan produk daur ulang, atau bisa pula dengan menggunakan jasa makion pengrajin di daerah-daerah seperti Yogyakarta, Solo, Klaten dan lainnya. Untuk menyiasati besarnya biaya pengeluaran, sebaiknya pelaku usaha pemula menggunakan jasa maklon atau memiliki 1-2 karyawan yang sudah terampil membuat produk daur ulang. Jika orderan meningkat, bisa menggunakan tenaga kerja borongan.

Ada dua jenis limbah yang digunakan yaitu limbah alami yang mudah terurai dalam tanah seperti kertas bekas hingga kulit kayu dan non alami seperti plastik bekas, potongan besi dan lainnya. Kelebihan limbah dan bahan alam adalah memiliki nilai seni lebih tinggi mengingat bahannya natural, namun memiliki nisiko mudah rusak dan berjamur. Mengingat produk daur ulang yang dibuat beresiko mudah rusak maka pelaku usaha haws meningkatkan daya tahan produk, misalnya dengan membenikan larutan pada bahan limbah seperti pada pelepah pisang yang akan dibuat menjadi berbagai produk daur ulang untuk mencegah munculnya jamur pada kondisi udara lembab.

Lain halnya dengan limbah dan plastik yang memiliki kekurangan tampilan produk yang masih terlihat berasal dan bahan Iimbah. MenurutTyom Rochaeni, pengrajin produk daur ulang di Cihampelas Bandung, agar produk yang dibuat tidak tampak seperti dan limbah plastik bekas, sebaiknya diberi tambahan aksesoris seperti pita-pita pada produk tas dengan tali tas yang tampak lebih elegan.

Pemasaran. Saat ini pangsa pasar produk daur ulang kebanyakan dani kelas menengah atas di berbagal tingkatan usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Pelaku usaha bisa memasarkan produk daur ulang lewat kemitraan dengan kalangan hotel, resto dan perusahaan dengan jangka waktu kontrak pembelian dalam kurun waktu tertentu. Jika sudah berkembang bisa menyasar pasar ekspor untuk mendongkrak omset, dengan terlebih dahulu melakukan tes pasar untuk mengetahui desain produk apa saja yang diminati pasar ekspor.Tes pasar tersebut bisa diketahui dengan mengikuti pameran produk kreatif yang berpeluang didatangi pengunjung mancanegara. Sistem titip jual di mal-mal atau toko-toko kerajinan juga bisa dilakukan. Pasar terbesar produk daur ulang saat ini sebenarnya masih pasar ekspor, namun banyak pelaku usaha belum siap memasuki pasar ekspor mengingat persyaratan yang lebih rumit Seperti kualitas produk, tidak berjamur, tidak mudah rusak terkena air dan persyaratan lain. Kendala lain yang dialami pelaku usaha produk daur ulang dalam memenuhi permintaan pasar ekspor terutama dalam memenuhi target kapasitas pnoduksi. Hal itu karena masih terbatasnya sumber daya manusia karyawan yang terampil, dan stok bahan baku masih terbatas. Untuk itu pelaku usaha bisa bekerja sama dengan eksportir atau supplier yang bisa memasarkan produk daur ulang untuk pasar ekspor. Persaingan pasar produk daur ulang juga belum terlalu ketat, sehingga peluang pasarnya masih besar. Biasanya omset yang diperoleh dan penjualan produk daur ulang bagi para pemula masih kecil, namun jika pelaku usaha bisa menembus pasar ekspor, omset usahanya akan meningkat pesat

Filed in: Kerajinan Tags: , , ,

Get Updates

Share This Post

Related Posts

3 Responses to "Bisnis Usaha Daur Ulang"

  1. This Site says:

    I simply want to mention I am newbie to blogs and certainly loved your blog site. More than likely I’m planning to bookmark your website . You certainly have fantastic posts. Many thanks for sharing with us your webpage.

Leave a Reply

Submit Comment
© 2014 Peluang Bisnis Usaha. All rights reserved.

Social Widgets powered by AB-WebLog.com.