Comments Off

Bisnis Usaha Perlengkapan Bayi Inovatif

Perlengkapan Bayi Inovatif

Perlengkapan Bayi Inovatif

Bisnis Usaha Perlengkapan Bayi Inovatif

Di tengah gempuran produk perlengkapan bayi dan balita impor dan China, Amerika maupun Eropa, produk perlengkapan bayi buatan lokal ternyata mampu unjuk gigi. Meski persaingan cukup ketat, khususnya di Level menengah bawah, namun dengan membuat produk perlengkapan bayi dan balita yang inovatif, dan modern seperti produksi impor ternyata cukup mendapat respons yang positif dari konsumen yang selama ini menggunakan barang impor. Seperti apa prospek bisnis perlengkapan bayi dan balita modern ini?

Berdasarkan data statistik Indonesia, BPS (Badan Pusat Statistik), tiap tahun jumlah kelahiran bayi di Indonesia mencapai sekitar 4,5 juta bayi. Hal ini menunjukan betapa prospek yang cerah bagi pelaku usaha perlengkapan bayi ini, karena sudah menjadi kebutuhan wajib yang diperlukan untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita. Prospek usaha ini juga sangat cerah karena kebutuhan perlengkapan bayi dan balita tidak mengenal musim terutama untuk produk yang menunjang aktivitas seperti popok bayi dan pakaian bayi. Produk furnitur maupun gendongan bayi juga tetap prospektif, mengingat usia pemakaiannya tidak dalam waktu lama, sehingga selalu ada konsumen baru yang membutuhkan.

Jenis produk perlengkapan bayi dan balita bisa dikelompokkan menjadi empat kategori. Pertama, baju bayi termasuk popok; Kedua, bedding (tas, selimut, bantal, gendongan); Ketiga, aksesoris (dot, mainan, botol susu, bedak); Dan, keempat, furnitur.

Dengan diberlakukannya perdagangan bebas China-ASEAN (China-ASEAN Free Trade Agreement, CAFTA) sejak 1 Januari 2010 membuat banyak produk asal Negeri Tirai Bambu tersebut dan produk impor lain asal Amerika dan Eropa yang menyerbu pasar lokal. Misalnya saja untuk popok bayi ada merek Diapers, Bumgenius, dan Rumparooz yang berasal dari Amerika, Bumwear dari Singapura yang kualitasnya tak kalah bagus dengan produk Amerika, dan popok bayi merek Coolababy asal China yang memiliki harga lebih terjangkau dibanding produk impor lain. persaingan pasar saat ini sudah sangat ketat karena banyak sekali merek merek baru. Apalagi kelas menengah ke bawah, karena produk impor China umumnya menyasar segmen menengah ke bawah. Karena itu produk lokal harus pintar- pintar bersaing dengan menawarkan kelebihan produk atau inovasi.

Strategi Pemasaran. Untuk memperkenalkan produk ke pasar, bisa dilakukan dengan memasang iklan lewat media catak nasional, maupun Internet. Hal lain yang bisa dilakukan adalah mengikuti pameran, mencari reseller (Distributor dan Agen), serta menawarkan produk ke toko perlengkapan bayi dan balita. Penjualan ke reseller bisa dilakukan ke toko perlengkapan bayi yang berlokasi di pusat pusat perbelanjaan, sehingga produk akan lebih cepat dikenal masyarat. Sebaiknya dalam menjalankan usaha diterapkan sistem pembayaran secara cash, tanpa konsinyasi untuk menjaga perputaran modal.

Paling Untung. Dari pelaku usaha berbagai jenis produk perlengkapan bayi dan balita yang paling banyak diminati adalah produk yang banyak digunakan untuk aktivitas bayi dan balita sehari-hari, seperti pakaian dan popok bayi. Bahkan untuk pakaian bayi permintaannya paling tinggi dibandingkan produk lain.

Filed in: Fashion Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Get Updates

Share This Post

Recent Posts

© 2014 Peluang Bisnis Usaha. All rights reserved.

Social Widgets powered by AB-WebLog.com.