Bisnis usaha : Evaluasi Di Masa Lalu Merupakan Langkah Awal Terhadap Visi Di Masa Depan

HOME
Home » Agribisnis » Bisnis Usaha Tanaman Pangan dan Peternakan Tetap Eksis di Era Krisis

Bisnis Usaha Tanaman Pangan dan Peternakan Tetap Eksis di Era Krisis

Posted at September 6th, 2016 | Categorised in Agribisnis

Bisnis usaha Makanan, Tanaman Pangan dan Produk Peternakan prospeknya makin bagus, Pelaku usaha harus Kreatif dan Inovatif. Krisis global yang menghantam perekonomian dunia saat ini berdampak pada semua sektor usaha dalam Negeri. Banyak pelaku usaha yang goyah dan banyak perusahaan memutuskan hubungan kerja karyawannya. Maka dari itu, ada beberapa proyeksi usaha-usaha apa saja yang masih layak diperhitungkan di tahun ini. Langkah bijak untuk menilai layak atau tidaknya suatu usaha sebaiknya dilihat dari ada tidaknya pasar.

Hampir semua sektor pada umumnya memiliki pasarnya tersendiri. Namun yang menentukan adalah bagaimana tren pasarnya, apakah bakal naik atau malah turun. Melalui tolok ukur sentimen pasar terhadap produk/jasa tersebut, baru dapat mengetahui seberapa besar peluang usaha yang diberikan dari satu usaha. Handito Hadijuwono, Managing Partner Arrbey Indonesia menyarankan untuk memilih usaha yang masih ada duitnya. Contoh yang harus dihindari adalah usaha penjualan mobil dan motor yang duitnya terus menipis, karena menurun daya beli masyakarat. Mengempisnya kocek pun harus dihadapi para pelaku ekspor.  Misal saja usaha perkebunan sawit, karet, dan kayu.  

 

BISNIS USAHA PANGAN DAN TANAMAN

Image From : http://4muda.com/

 

Hal ini sangat dipengaruhi krisis global yang terus menggerus pasar  Internasional sehingga permintaan ekspor berkurang. Namun untuk sektor agribisnis lain dikatakan Arief Daryanto, Direktur Program Pascasarjana Manajemen dan Bisnis IPB, Bisnis usaha tanaman pangan akan tetap jalan terus seperti sayuran, jagung dan bidang peternakan. Sektor usaha makanan adalah sektor yang sepertinya tak begitu terpengaruh krisis. Betapa tidak, sampai kapan pun sektor ini bak lahan basah yang akan terus ada pasarnya. Mungkin jikapun imbas krisis semakin meluas, paling hanya pola konsumsi konsumen yang agak bergeser. “Konsumen saat ini tak lagi mengutamakan gengsi soal memilih jenis makanan. Yang penting rasanya cocok dan harga terjangkau,” papar Handito. Dengan demikian Konsumen lebih rasional berarti bu kan saatnya lagi mengutamakan pendekatan emosional.  

Rasional market pun terjadi pada bidang konveksi dan garmen. Hal ini terlihat dari kebutuhan pakaian seperti seragam atau pakaian dengan harga murah akan tetap diperlukan. Menurut Harmon B Thaib, Direktur Layanan Bisnis UKM Kadin peluang usaha akan tetap terbuka asalkan pelaku usaha terus berkreasi dan berinovasi menghadirkan suatu yang berbeda. Salah satu usaha jasa yang memiliki potensi untuk dikembangkan di Indonseia adalah usaha jasa techical home service. Usaha jasa yang melayani kebutuhan rumah tangga dari jasa sopir dadakan hingga reparasi AC sepertinya bisa diterapkan. Namun perlu dibentuk tingkat kepercayaan yang tinggi dari konsumen pada pemilik usaha jasa ini. “Jasa ini akan selalu diperlukan terutama bagi kalangan menengah atas”, tambah Harmon.

Eksis di Saat Krisis

Agar pelaku usaha bisa eksis di saat krisis, kuncinya adalah terus meningkatkan kualitas produk atau jasa yang dijual. Pasalnya konsumen saat ini lebih sistematis dan perhitungan, sehingga pelaku usaha perlu meningkatkan efisiensi agar dapat menekan biaya produksi dan harga jual jadi lebih murah. Hal ini perlu disadari pelaku usaha bahwa ke depan tingkat daya beli konsumen akan terus melemah sehingga perlu membuat terobosan- terobosan agar tetap survive.

Alternatif lain yang dapat dilakukan pelaku usaha adalah terus menggenjot promosi dan pemasaran. Alangkah baiknya marketing pun harus disesuaikan dengan segmentasi pasar yang akan dituju. Saat ini memasarkan produk lewat internet dianggap paling praktis murah, mudah dan tidak repot. Belum lagi kesempatan produk yang ditawarkan dapat dengan mudah diakses banyak orang dari dalam dan luar Negeri.  

Marketing online ini cocok bagi pelaku usaha yang sedang melakukan ekspansi pasar besar-besaran. Apalagi memiliki tujuan ekspor. Namun sayang penerapan teknologi informasi ini masih minim perhatian dari khalayak. Sehingga hanya orang yang sudah melek teknologi yang memanfaatkan fasilitas tersebut. Selain internet, memasarkan produk melalui pameran pun sampai saat ini masih mujarab, terutama bagi pelaku usaha baru yang ingin mengenalkan produknya.  Dan tak menutup kemungkinan, permintaan datang dari berbagai daerah hingga mancanegara.  

BerbagiShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInDigg thisPin on Pinterest

Admin

Saya bukan siapa siapa, saya hanyalah seorang pengangguran yang senang mempelajari hal-hal baru di Internet. dan menuangkan waktu dalam tulisan dan inspirasi, semoga setiap artikel yang saya tulis selalu bermanfaat buat Anda.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookGoogle PlusYouTube

Tags :

No comment for Bisnis Usaha Tanaman Pangan dan Peternakan Tetap Eksis di Era Krisis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Peta Lokasi Kampoeng Bisnis Usaha

 banner web bisnis usaha batu permata

ARTIKEL KEREN LAINNYA...!
bisnis usaha traveling
Bisnis Usaha Perlengkapan Traveling, Cocok Bagi Kamu Yang Hoby Vacation

Bisnis usaha perlengkapan travelling sangatlah cerah, Kegiatan traveling kini semakin banyak diminati oleh...

Close