Bisnis usaha : Evaluasi Di Masa Lalu Merupakan Langkah Awal Terhadap Visi Di Masa Depan

HOME
Home » Home Industri » Di Balik Layar Bisnis Kerajinan Batik Tulis Khas Wonogiri

Di Balik Layar Bisnis Kerajinan Batik Tulis Khas Wonogiri

Posted at August 23rd, 2016 | Categorised in Home Industri

Kerajinan Batik Tulis Wonogiri – Meskipun Wonogiri tidak memiliki predikat sebagai kota budaya namun kabupaten ini ternyata juga memiliki potensi budaya yang bernilai ekonomis tinggi berupa Batik Wonogiri yang terpusat di sentra batik Kecamatan Tirtomoyo. Sedikitnya ada 25 orang lebih yang membuat batik tulis khas Wonogiri, dan rata-rata kapasitas produksi tiap pelaku usaha mencapai 2.500 lembar kain tiap tahun.

Batik Wonogiri dikenal dengan nama batik tulis Wonogiren yang telah ada sejak tahun 1910 ketika para abdi dalem Keraton Mangkunegaran Surakarta bertugas di Tirtomoyo Wonogiri. Tidak kalah dengan kotakota penghasil batik lainnya di Jawa Tengah seperti Pekalongan, Solo dan Rembang, Wonogiri memiliki ciri khas tersendiri dalam kreasi corak batik yakni corak Bledak, Dasaran (kuning kecokelatan), Sekaran (lukisan bunga), dan Babaran (guratan pecah). Corak corak tersebut merupakan hasil dari pengembangan sektor ekonomi kreatif dengan mencampurkan antara motif tradisional dengan motifmotif modern.

 

batik tulis wonogiri
 

Perkembangan motif tersebut tak hanya berkutat pada empat motif batik saja, namun saat ini para perajin mengembangkan berbagai motif batik lain seperti Truntum, Sidomukti, Sidoasih, Sidomulyo, WahyuTumurun, Latar Putih, Bledak, Parang Rusak, dan Parang Barong.

Motif batik Wonogiren terinspirasi dari kondisi geografi, sosial, fenomena dan selera masyarakat serta modifikasi pola Batik Klasik Kraton Surakarta. Motifmotif Batik juga terpengaruh oleh tren yang ada di masyarakat, misalnya tren koleksi tanaman Anthunium jenis Jemani di tahun 2007 lalu, hal ini menjadi inspirasi para pengrajin sehingga terciptalah Batik Motif Jemani. Selain itu kondisi lingkungan hutan juga menjadi inspirasi munculnya Motif Batik Gelondong Kayu dan Serat Kayu.

Harga yang dipatok untuk kain batik Wonogiren biasanya mencapai Rp 200 ribu per lembar untuk kain katun, Rp 300 ribu per lembar untuk bahan katun paris dan Rp 600 ribu per lembar untuk bahan sutra. Batik tulis tersebut berukuran 2 x 1.25 cm dengan jenis bahan bermacammacam mulai dari katun, katun paris maupun sutra.

Konsumen bisa melakukan pemesanan kain batik Wonogiren dengan proses pembuatan untuk kain batik tulis biasanya berkisar antara 12 minggu. Setiap pembelian biasanya dikenakan uang muka sebesar 50% dan sisanya dilunasi saat barang akan dikirimkan. Untuk pembelian luar kota biasanya dikenakan biaya pengiriman yang besarnya tergantung dari berat dan jarak pengiriman.

 

BerbagiShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInDigg thisPin on Pinterest

Admin

Saya bukan siapa siapa, saya hanyalah seorang pengangguran yang senang mempelajari hal-hal baru di Internet. dan menuangkan waktu dalam tulisan dan inspirasi, semoga setiap artikel yang saya tulis selalu bermanfaat buat Anda.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookGoogle PlusYouTube

Tags :

No comment for Di Balik Layar Bisnis Kerajinan Batik Tulis Khas Wonogiri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Peta Lokasi Kampoeng Bisnis Usaha

 banner web bisnis usaha batu permata

ARTIKEL KEREN LAINNYA...!
bisnis usaha kacang mede
Sekilas Tentang Agri Bisnis Kacang Mede Khas Wonogiri

Agri Bisnis Kacang Mede Kab. Wonogiri - Banyak potensi agribisnis yang berkembang di...

Close