Bisnis usaha : Evaluasi Di Masa Lalu Merupakan Langkah Awal Terhadap Visi Di Masa Depan

HOME
Home » Peluang Usaha » Ingin Jadi Pengusaha? Coba Bisnis Ini, Bisnis Usaha Pakaian Rumah Sakit

Ingin Jadi Pengusaha? Coba Bisnis Ini, Bisnis Usaha Pakaian Rumah Sakit

Posted at July 24th, 2016 | Categorised in Peluang Usaha

Bisnis Usaha Pakaian Rumah Sakit Bidang kesehatan merupakan salah satu bidang yang menjanjikan peluang bisnis cukup besar. Tengok saja data Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), jumlah rumah sakit saat ini sudah mencapai 1.959 unit. Dari jumlah tersebut, Rumah sakit Pemenintah sebanyak 785 unit, yang terdiri atas Kemenkes sebanyak 40 unit, Pemerintah Provinsi 88 unit, Pemerintah Kabupaten 423 unit, Pemerintah Kota 89 unit, Kementerian lain 2 unit, TNI 109 unit, dan Polri 34 unit. Sisanya didominasi oleh rumah sakit swasta.

Kondisi ini tentu membuat usaha pendukung terkait kebutuhan rumah sakit juga sangat prospektif. Termasuk kebutuhan penyediaan pakaian untuk tenaga medis dan karyawan atau staf rumah sakit. Jenis pakaian yang dibutuhkan oleh rumah sakit antara lain pakaian untuk karyawan berupa kemeja dan bawahan (celana/rok), pakaian suster dengan model terusan (model tunik) atau model blazer, dan lainnya. Lalu pakaian untuk dokter berupa jas laboratorium, jas kerja dokter,jas bedah, baju dan celana bedah.

 

 

bisnis usaha pakaian rumah sakit

Image From www.aliexpress.com

Bahan. Pakaian rumah sakit juga bervariasi penggunaannya, baik untuk aktivitas sehari-hari, maupun pakaian khusus yang dikenakan oleh para dokter pada saat di ruang operasi atau pakaian yang dikenakan di ruang radiologi. Karena itulah penggunaan bahan pakaian juga berbeda-beda. Saat ini banyak jenis bahan yang digunakan untuk membuat pakaian bagi tenaga medis rumah sakit, namun yang penting diperhatikan adalah pakaian tersebut harus mengedepankan unsur kenyamanan dan keamanan.

Bahan yang diminati untuk pakaian karyawan (staf administrasi dan keuangan rumah sakit), serta pakaian pasien biasanya dan bahan katun. Bisa pula menggunakan bahan dril, satin, atau TC. Katun terbuat dan 100% katun, tidak mengikat kotoran, menyerap keringat sehingga tidak panas saat dipakai, tidak mudah melar atau kisut, serta memiliki berbagai macam pilihan warna. Dril cenderung lebih halus dan lembut serta dingin. Teksturnya berupa garis miring pada dua sisi bahannya. Kain satin yang terkesan licin dan jatuh saat dikenakan yang biasanya dibuat untuk pakaian seragam karyawan rumah sakit khususnya wanita, sedangkan TC tahan terhadap kusut dan tidak melar meskipun sudah dicuci berkali-kali. Ada pula bahan high twist yang terkesan jatuh dan rapi. Pakaian yang menggunakan bahan high twist harganya jauh lebih mahal dibandingkan bahan dril, misalnya bisa sampai Rp 225 ribu per stel, sedangkan harga pakaian dengan bahan dril di bawah itu.

Khusus untuk pakaian dokter di ruang operasi sebaiknya menggunakan bahan yang khusus pula, yaitu katun soil release yang anti darah dan bakteri. Katun soil release ini menggunakan bahan 100% katun, tidak mudah mengikat kotoran dan memudahkan pelepasan noda pada saat pencucian. segi model, sehingga pakaian tampak fashionable. Beberapa model pakaian untuk rumah sakit saat ini memang lebih variatif, dan segi warna, misalnya jika dulu warna pakaian untuk tenaga medis identik dengan warna putih, namun saat ini sudah hadir warna warna lain mulai dan biru muda, biru tua, hingga merah marun. Seperti diakui oleh Fuji, saat ini warna pakaian yang diminati untuk tenaga medis rumah sakit adalah bercorak, misalnya untuk penutup kepala atau topi operasi yang tidak sama warnanya dengan jas operasi, namun bercorak seperti motif batik. Dan segi model, biasanya pelaku usaha menyesuaikan keinginan konsumen(pihak rumah sakit).

Pakaian rumah sakit asal impor dan Amerika, India atau China juga bérsaing dengan produksi lokal. Bahkan ada pakaian khusus untuk anti radiasi yang biasanya dipakai kalangan dokter sewaktu proses pembedahan jantung atau di dalam ruang radiologi, namun harganya sangat mahal, mulai dan Rp 4 juta hingga 15 juta per potong. Persaingan dengan produk impor tersebut bisa disiasati dengan membangun hubungan jangka panjang dengan pihak pelanggan. Karena sebenarnya dan bahan yang digunakan hampir sama kualitasnya, dengan harga jual lebih kompetitif. Jika pihak rumah sakit sudah pernah memesan sebaiknya komunikasi untuk membangun hubungan lebih baik lagi harus dilakukan.

 

BerbagiShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInDigg thisPin on Pinterest

Admin

Saya bukan siapa siapa, saya hanyalah seorang pengangguran yang senang mempelajari hal-hal baru di Internet. dan menuangkan waktu dalam tulisan dan inspirasi, semoga setiap artikel yang saya tulis selalu bermanfaat buat Anda.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookGoogle PlusYouTube

Tags :

No comment for Ingin Jadi Pengusaha? Coba Bisnis Ini, Bisnis Usaha Pakaian Rumah Sakit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Peta Lokasi Kampoeng Bisnis Usaha

 banner web bisnis usaha batu permata

ARTIKEL KEREN LAINNYA...!
peluang bisnis usaha perlengkapan bayi
Cara Terbaik Menjalankan Bisnis Usaha Perlengkapan Bayi

Di tengah gempuran produk perlengkapan bayi dan balita impor dan China, Amerika maupun...

Close