Tips Jitu Mengelola Bisnis Usaha Warkop, Agar Meraih Untung Besar

Bisnis-usaha.com ~ Warkop atau warung kopi adalah salah satu potensi bisnis yang sangat menjanjikan. Meski awalnya bisnis usaha warkop sangat kurang menarik dimata masyarakat, namun terbukti para pengelola bisnis warkop banyak meraup keuntungan dibisnis ini.

Tips Jitu Mengelola Bisnis Usaha Warkop, Agar Meraih Untung Besar

Konsep suatu warkop memang berbeda dari warung biasa. Jika di warung biasa Anda akan malu jika berlama – lama disana, lain halnya dengan di warkop. Anda bisa berleha-leha menikmati makanan dan minuman Anda sambil menggunakan akses internet gratis yang tersedia di warkop tersebut yang biasanya buka 24 jam.

Meski akses internet di warkop gratis. Namun, pengelola meraih untung yang lumayan tinggi dari makanan dan minuman yang dijualnya. Misalnya saja, kopi, teh dan kopi susu yang menjadi ciri khas sebuah warkop. Belum lagi jika warkop tersebut juga tersedia makanan ringan atau makanan berat. Dengan modal yang tidak terlalu tinggi, pengelola sudah bisa meraih untung besar meski hnay menjual makanan dan minuman yang sederhana. Contoh secangkir kopi susu, jika diwarung biasa anda sudah dapat menikmatinya hanya dengan harga Rp. 3000 saja, maka di warkop hanya bisa mencapai Rp. 7000. Tentu saja pengunjung tidak boleh datang hanya untuk menikmati internet gratis. Tetapi Anda juga harus membeli salah satu minuman / makanan yang tersedia,tentunya Anda. sebagai pemilik bisnis usaha tersebut harus memperhatikan fasilitas yang satu ini.

Anda pasti sudah mulai menebak-nebak berapa keuntungan pengelola warkop dalam sebulan. Hitunglah berapa pengunjung rata–rata pengunjung warkop dalam sehari. Misal dalam sehari pengunjung warkop ada sekitaar 100 orang. Dan pengelola mendapat untung Rp.5000 dari tiap pengunjung yang berarti Rp.5000 x 100 orang = 5jt x sebulan (dalam sebulan kita ambil 25 hari kerja) berarti total Rp.12.500.000 adalah penghasilan kotornya. Untung mendapatkan penghasilan bersih maka rumusnya adalah pendapatan kotor dikurangi biaya biaya ( dalam hal ini adalah pengeluaran bulanan).
Misalkan sewa tempat usaha Rp.2.500.000 biaya tranportasi anda ketempat usaha Rp.150.000, gaji karyawan Rp1.000.000/orang (misal anda memiliki 2 karyawan, totalnya adalah Rp.2.000.000), biaya listrik dll Rp.2.000.000. dan terakhir akses internet wifi Rp350.000/bulan totalnya adalah Rp.7.000.000, dengan demikian 12.500.000 – 7.000.000 adalah 5.500.000. Bukankah keuntungan ini cukup besar?. Apalagi inilah perhitungan paling minimal hanya berpatokan 1 jenis minuman saja belum termasuk snack dan makanan berat lainnya. Jika warkop yang dibuka ini dekat dengan tempat umum seperti lingkungan sekolah, lapangan bola, atau dekat dengan pusat perbelanjaan maka jumlah pengunjung tentu lebih banyak lagi. Dengan sendirinya jumlah keuntungan Anda akan semakin meningkat.

Anda tertarik dengan bisnis usaha warkop ini?. Anda bisa mencobanya mulai dari sekarang. Jangan merasa ragu atau takut bersaing dengan pebisnis lainnya, karena bisnis ini sangat potensial. Kesuksesan didepan mata bisa diraih dengan mudah.